Peningkatan Kemampuan Menulis Esai Argumentatif Berbahasa Indonesia melalui Topik Viral di Kalangan Mahasiswa FKIP Universitas Bumi Persada Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.62945/pusaka.v2i2.818Keywords:
Menulis esai argumentatif, topik viral, bahasa Indonesia, mahasiswa FKIPAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis esai argumentatif berbahasa Indonesia melalui pemanfaatan topik viral di kalangan mahasiswa FKIP Universitas Bumi Persada Lhokseumawe. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengemukakan gagasan secara logis, kritis, dan sistematis dalam bentuk tulisan argumentatif, serta kurangnya pemanfaatan isu-isu aktual yang dekat dengan kehidupan mahasiswa sebagai sumber belajar. Metode pengabdian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan menulis, dan evaluasi. Subjek pengabdian terdiri atas 20 orang mahasiswa FKIP yang mengikuti kegiatan secara aktif melalui diskusi, praktik menulis, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi tes menulis esai argumentatif, rubrik penilaian esai, lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan angket respons peserta. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan peningkatan kemampuan menulis dan respons mahasiswa terhadap kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori baik dan sangat baik dalam kemampuan menulis esai argumentatif, dengan peningkatan yang terlihat pada aspek struktur esai, kekuatan argumen, dan relevansi isi. Selain itu, tingkat keaktifan dan kepuasan mahasiswa terhadap kegiatan tergolong tinggi. Pemanfaatan topik viral terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, daya kritis, serta keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran menulis. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan literasi akademik mahasiswa dan dapat dijadikan alternatif model pengabdian berbasis kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
Downloads
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. Longman.
Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Longman.
Budiyono, H. (2019). Kualitas paragraf pada tulisan esai argumentatif dan pola penalarannya: Kajian di SMA. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Denisova, A. (2020). How to define ‘viral’ for media studies? Westminster Papers in Communication and Culture. Westminster Papers.
Drolsbach, C., & Pröllochs, N. (2023). Believability and harmfulness shape the virality. arXiv
Elmas, T., Selim, S., & Houssiaux, C. (2023). Measuring and detecting virality on social media. arXiv.
Hobbs, R. (2017). Create to Learn: Introduction to Digital Literacy. Wiley-Blackwell.
Hyland, K. (2004). Disciplinary Discourses: Social Interactions in Academic Writing. University of Michigan Press.
Johnson, E. B. (2014). Contextual Teaching and Learning. Corwin Press.
Kemendikbud. (2021). Peta Jalan Literasi Nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Keraf, G. (2010). Argumentasi dan Narasi. Gramedia.
Mahfuz, R. (2021). Literasi informasi dan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa. Jurnal Literasi Pendidikan, 3(1), 45–60.
Oktoma, E., & Amalia, D. R. (2018). Strategi menulis yang digunakan oleh mahasiswa dalam esai argumentatif. FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1).
Putri, N., & Rahmawati, L. (2021). Pemanfaatan isu populer dalam pembelajaran menulis akademik. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 16(2), 130–145.
Wahyuni, L., & Pratama, F. (2023). Isu viral sebagai media pembelajaran menulis argumentatif. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(2), 89–104.
Widianah, I. (2024). Pengembangan bahan ajar menulis esai argumentatif melalui pendekatan proses pada mahasiswa. DIDAKTIKA: Jurnal Pemikiran Pendidikan. Journal UMG.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







