Pemulihan Psikososial dan Pendampingan Hukum Pasca Bencana pada Masyarakat Gunung Nago, Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.62945/pusaka.v2i2.821Keywords:
Pemulihan, Psikososial, Pendampingan, Hukum, BanjirAbstract
Bencana banjir yang melanda Kelurahan Gunung Nago, Kota Padang, Sumatera Barat, menimbulkan dampak multidimensional bagi masyarakat, tidak hanya berupa kerugian fisik dan ekonomi, tetapi juga masalah psikososial dan hukum pascabencana. Masyarakat terdampak mengalami stres, kecemasan, dan ketidakpastian, serta menghadapi persoalan hukum seperti sengketa bantuan sosial, kehilangan dokumen kependudukan, dan keterbatasan akses terhadap layanan hukum. Kondisi tersebut menunjukkan urgensi dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemulihan psikososial dan pendampingan hukum secara terintegrasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara insidental pada bulan Desember dengan melibatkan sekitar 50 warga terdampak banjir melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Materi yang diberikan meliputi pendampingan psikososial, penyelesaian sengketa bantuan sosial, pengurusan dokumen kependudukan dan sertifikat tanah, serta akses layanan hukum gratis. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat merasa lebih tercerahkan, memahami kondisi psikososial yang dialami, serta memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai hak-hak hukum dan prosedur administratif pascabencana. Kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi permasalahan pascabencana. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam mendukung pemulihan masyarakat secara holistik dan berkelanjutan.Downloads
References
Assaad, A. S., Kamal, H., Mustafa, A., Kunci, K., & Author, C. (2025). Advocacy Korban Bencana Pasca Banjir Bandang: Upaya membangun kembali kekuatan komunitas dengan mitigasi bencana Alam. Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2621–7961. https://doi.org/10.31960/caradde.v6i3.2278
Cappelletti, M., & Garth, B. (1977). Access to justice: the newest wave in the worldwide movement to make rights effective. Buff. L. Rev., 27, 181.
Faiza, I. M., Gunawan, G., & Andriani, W. (2022). Tinjauan Pustaka Sistematis: Penerapan Metode Machine Learning untuk Deteksi Bencana Banjir. Jurnal Minfo Polgan, 11(2), 59–63. https://doi.org/10.33395/jmp.v11i2.11657
Februarman, F., Daoed, D., & Syahputra, A. (2024). Dampak Kolam Retensi Seri Terhadap Puncak Banjir Daerah Aliran Batang Kuranji. Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain, 2(2), 113–123. https://doi.org/10.25077/jbkd.2.2.113-123.2024
Felita, G., Afdal, A., & Marzuki, M. (2022). Kajian Suseptibilitas Magnetik Tanah Sebagai Indikator Longsor di Gunung Nago, Padang. Jurnal Fisika Unand, 11(1), 75–81. https://doi.org/10.25077/jfu.11.1.75-81.2022
Habiba, N., Nurdin, M. F., & Muhamad, R. A. T. (2017). Adaptasi Sosial Masyarakat Kawasan Banjir Di Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek. Sosioglobal : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 2(1), 40–58. https://doi.org/10.24198/jsg.v2i1.15270
Hobfoll, S. E., Watson, P., Bell, C. C., Bryant, R. A., Brymer, M. J., Friedman, M. J., Friedman, M., Gersons, B. P. R., de Jong, J. T. V. M., Layne, C. M., Maguen, S., Neria, Y., Norwood, A. E., Pynoos, R. S., Reissman, D., Ruzek, J. I., Shalev, A. Y., Solomon, Z., Steinberg, A. M., & Ursano, R. J. (2007). Five Essential Elements of Immediate and Mid–Term Mass Trauma Intervention: Empirical Evidence. Psychiatry: Interpersonal and Biological Processes, 70(4), 283–315. https://doi.org/10.1521/psyc.2007.70.4.283
Lestari, D. R., & Rahmah, M. (2023). Pendampingan Psikososial Pasca Bencana Banjir Pada Warga Yang Tinggal Di Pinggiran Sungai. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 2(4), 678. https://doi.org/10.20527/ilung.v2i4.7344
Norris, F. H., Friedman, M. J., Watson, P. J., Byrne, C. M., Diaz, E., & Kaniasty, K. (2002). 60,000 Disaster Victims Speak: Part I. An Empirical Review of the Empirical Literature, 1981–2001. Psychiatry: Interpersonal and Biological Processes, 65(3), 207–239. https://doi.org/10.1521/psyc.65.3.207.20173
Priska Aulia Anggraeni, Lutfi Uzaimah, & Rayi Kharisma Rajib. (2024). 9332-Article Text-28905-1-10-20250509. Jurnal Ilmiah Wahana Penedidikan, 10, 386–395.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon and schuster.
Raihan, G., Fawwaz, layya, Nuzulla, F., Mutiara, D., & Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, M. (2024). NARRATIVE LITERATURE REVIEW: DAMPAK PSIKOSOSIAL PASCA BENCANA PADA DEWASA. In Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education (Vol. 6, Issue 1).
Salim, M. A., & Siswanto, A. B. (2021). KAJIAN PENANGANAN DAMPAK BANJIR KABUPATEN PEKALONGAN. Rang Teknik Journal, 4(2), 295–303. https://doi.org/10.31869/rtj.v4i2.2525
Sulaiman, M. E., Setiawan, H., Jalil, M., Purwadi, F., S, C. A., Brata, A. W., & Jufda, A. S. (2020). Analisis Penyebab Banjir di Kota Samarinda. Jurnal Geografi Gea, 20(1), 39–43. https://doi.org/10.17509/gea.v20i1.22021
Ungar, M. (2011). The social ecology of resilience: addressing contextual and cultural ambiguity of a nascent construct. American Journal of Orthopsychiatry, 81(1), 1.
Wisner, B., & Wisner, B. (2004). At risk: natural hazards, people’s vulnerability and disasters. Psychology Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Widya Widya, Rezi Tri Putri, Khairul Ikhwan, Rahmat Aripin, Susmita Susmita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







